![]() |
| Curug Ciastana Cianjur |
Curug Ciastana di Cianjur merupakan tujuan wisata yang populer, dikenal dengan sejumlah mitos yang dipercayai oleh masyarakat setempat. Terletak di Desa Bojongkasih, Kecamatan Kadupandak, Curug Ciastana menarik perhatian dengan keindahan alamnya. Ketua Pokdarwis Curug Ciastana, Rudi Permana, menjelaskan bahwa nama "Curug Ciastana" berasal dari gabungan dua kata, "ci" yang berarti air dan "astana" yang mengacu pada istana.
Menurut kepercayaan masyarakat, di atas air terjun ini terdapat sebuah istana gaib yang megah, sehingga dinamai Curug Ciastana atau air terjun dari aliran istana. Meskipun secara nyata sungai di atas air terjun ini melintasi perkampungan yang dulunya menjadi pusat kegiatan ekonomi pada masa penjajahan Belanda, mirip dengan aktivitas di sebuah istana.
Selain mitos tentang istana gaib, Curug Ciastana juga dipercaya dapat membantu dalam urusan jodoh. Menurut mitosnya, siapa pun yang mandi di bawah aliran air terjun ini atau di kolam yang terbentuk di bawahnya akan dimudahkan dalam mendapatkan jodoh.
Namun, terlepas dari mitos-mitos tersebut, Curug Ciastana memang menawarkan pesona alam yang memukau, menarik banyak wisatawan untuk datang. Air terjun ini memiliki dua tingkatan, di mana tinggi jatuhan air pertama mencapai 45 meter. Sekitar 20 meter dari sana, terdapat air terjun kedua dengan tinggi 15 meter.
Fasilitas di sekitar Curug Ciastana telah ditingkatkan, termasuk tempat duduk santai, toilet, area parkir, dan jembatan untuk menikmati keindahan kedua air terjun tersebut. Selain itu, wisatawan yang ingin menghabiskan waktu lebih lama dapat melakukan kegiatan camping, karena tersedia lahan camping ground di sekitar Curug yang telah difasilitasi dengan baik.
Rudi menambahkan bahwa petugas di Curug Ciastana kebanyakan berasal dari masyarakat sekitar yang telah dilibatkan dalam pengelolaan, yang siap membantu wisatawan baik siang maupun malam hari selama kegiatan camping.
